Sponsored by

News Update :

Menguap Berlebihan Harus diwaspadai/kesehatan

Friday, March 16, 2012


Menguap Bukan Hanya Pertanda Mengantuk


Sudah menjadi mitor di masyarakat kita bahwa jika seseorang menguap itu pertanda dalam keadaan mengantuk dan siap untuk beranjak ke tempat tidur. Ternyata menguap itu bukan hanya pertanda kita mengantuk, buktinya jika seseorang menguap berulang kali dalam waktu diluar jam kebiasaan tidur yang lazim. Misalnya dipagi hari sewaktu kita harus berkosentrasi penuh dalam menghadapi pekerjaan, tiba-tiba kita menguap yang berlebihan. Nah, ternyata hal ini ada yang tak beres dalam tubuh kita.  Bila di otak kurang oksigen bisa menurunkan kewaspadaan dan kosentrasi terhadap pekerjaan dan juga pada lingkungan sekitar.Juga bila makanan yang masuk ke tubuh terlalu banyak, maka lambung akan kepenuhan atau sangat penuh, hal ini bisa mengakibatkan kosentrasi utama pada tubuh hanya mengurai makanan. Maka akibatnya bila terlalu banyak oksigen yang dipergunakan untuk mengurai makanan, tidak kecil kemungkinan organ lainnya, terutama otak kekurangan zat O2 maka mengakibatkan munculnya sinyal menguap tadi secara terus menerus. Hal ini pernah diungkapkan juga oleh Prof DR. Dr. Moh. Hasan Machfoed Sp.S(K) MS, spesialis saraf dari RS Dr. Soetomo Surabaya.

Maka untuk menghindari konsidi demikian sang Prof menyarankan supaya kita makan tidak dengan berlebihan. Tetap mengkomsumsi makanan utama tiga kali sehari dan juga makanan selingan diantara waktu makan utama. Tapi hendaknya porsi jangan berlebihan karena takut mengakibatkan keadaan seperti yang diuraikan di tas.Dengan pola makan teratur maka fungsi lambung pun menjadi  normal dan lambung mampu mampu mengatur kapan mesti mengolah makanan dan istirahat.Makanan pun harus mengandung karbohidrat cukup , lemak dan protein serta vitamin dan mineral. Nutrisi harus dicukupi dalam tubuh karena sangat penting supaya tubuh karena energi sangat penting untuk dipergunakan berkegiatan .

Maka jika menguap berlebihan dalam satu menit terjadi beberapakali harus diwaspadai. Karena jika terjadi kegiatan menguap maka rahang kita akan terbuka dan pastinya akan menghirup napas panjang. Hal ini walau sesaat akan menciptakan tekanan besar pada paru-paru. Dan sebagian besar gangguan menguap itu berhubungan dengan sistem saraf pusat, yaitu epilepsi, tumor otak, radang otak , juga menguap bisa menjadi tanda bahwa kita harus waspada untuk segera menyalurkan oksigen ke otak, karena menguap adalah salah satu tanda bahwa jumlah oksigen di otak kita menurun dan hal ini mengakibatkan kita sulit berkonsentrasi.

Namun begitu ada juga ilmuwan yang beranggapan bahwa menguap itu dapatmembantu kita untuk mengatur suhu tubuh, karena saat terjadi kegiatan menguap akan terjadi pula proses kenaikan tensi dan laju jantung. Namun begitu bagi Bagi mereka yang menderita ASL atau orang yang memiliki penyakit saraf Muliple Sclerosis dan Amyotropic lateral sclerosis mereka akan melakukan kegiatan menguap lebih sering dari orang yang normal. Juga menguap sering terjadi pada mereka yang memiliki tekanan darah rendah, misalnya 90/60mmHg, diikuti juga dengan rasa kantuk. Karena mereka yang memiliki tekanan darah rendah sering merasa pusing, cepat lelah bahkan penglihatan kabur. Kurangnya darah yang dipompa ke jantung akan membuat semakin kurangnya dara yang dipompa jantung sehingga dan akibatnya jantung dan otak kekurangan pasokan oksigen  dan mereka yang memiliki tekanan darah rendah ini sering menguap diikuti rasa pusing dan cepat lelah.  Jadi waspadai menguap Anda jika terlalu sering ,namun menguap terlalu sering bisa juga karena reaksi terapi radiasi untuk kanker jika Anda pernah melakukannya, atau bisa akibat dari komsumsi obat-obatan misalnya obat untuk penyakit parkinson .
 


Share this Article on :

No comments:

Post a Comment

 

© Copyright West Java News 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Powered by Blogger.com.