Andi Malarangeng, Menteri Pemuda dan Olah Raga menyikapai kekalahan timnas U-23 atas Bahrain dengan skor telak tanpa balas 0-10. Menurutnya kekalahan ini disebabkan karena kekacauan dan konflik di tubuh PSSI yang tidak kunjung selesai.
Keputusan PSSI yang menjatuhkan hukuman kepada pemain yang di kontrak oleh klub yang berlaga di kompetisi yang dianggap ilegal dengan larangan tidak boleh membela timnas membuat timnas tidak bisa lagi diperkuat oleh pemain-pemain terbaik bangsa.
PSSI hanya mengandalkan pemain dari satu kompetisi saja, sedangkan pemain-pemain handal Indonesia yang saat ini sedang berlaga membela klub yang mengontraknya dilarang membela merah putih.
Lebih jauh Andi Malarareng menandaskan seharusnya Timnas terisi oleh materi pemain yang baik dari seluruh klub yang ada di Indonesia, dimanapun klub itu berkompetisi.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment