West Java News - Banyak orang yang mungkin menilai pihaknya sebagai juara sejati. Tetapi pria yang baru saja berulang tahun di usia ke 70 ini menandaskan bahwa dirinya berpikir kalau timnya adalah pecundang yang baik, karena pihaknya tidak membiarkan tim selalu mengalami kekalahan. Ia pun menilai kekalahan mereka di berbagai ajang dan harus tersingkir dari Liga Champions pada musim ini adalah suatu yang wajar. Namun, ia dan United selalu siap untuk bangkit dari kekalahan tersebut. Baginya, tim memang tidak akan selalu menang.
Berangkat dari kenyataan ini, ia pun ingin terus melihat para pemain mudanya tumbuh menjadi pemain yang hebat dan bisa menjaga reputasi skuad Setan Merah. Ya, itulah ambisi Sir Alex Ferguson tiga tahun ke depan. Harus diakui, dua puluh lima tahun memang bukan waktu yang sebentar. Namun di waktu yang relatif lama itu tak membuat Ferguson jenuh di tempatnya saat ini. Ia malah mengaku jika dirinya masih ingin melatih Manchester United hingga genap 28 tahun di skuad tersebut
Menurut Ferguson MU seharusnya bisa merasakan tiga final lagi (di Liga Champions), tetapi ia kemudian mengatakan bahwa siapapun sebenarnya tidak boleh menjadi serakah. Dengan menjuarai dua gelar Eropa itu sudah merupakan sebuah prestasi baginya. Demikian yang termaktub di situs resmi klub United. Disamping itu, Ferguson jga menjelaskan bahwa dirinya merasa punya waktu hingga tiga lagi dalam klub ini. Apabila ia sehat, ia menikmati pekerjaan ini, dan mendapatkan sebuah kepuasan batin dari tim ini dalam melakukan yang terbaik. Ferguson juga menambahkan, timnya memiliki pemain-pemain yang baru bergabung dengan United, seperti Phil Jones, Chris Smalling, Ashley Young, Danny Welbeck, dan mereka semua belum merasakan sebuah gelar. Oleh karenanya, Ferguson mengatakan bahwa mereka harus terus menjuarai liga, dan pastinya ajang di Eropa, karena hal tersebut cukup penting bagi klub ini.
Pasca menggantikan Ron Atkinson sejak tanggal 6 November 1986 sampai sekarang, Ferguson telah tercatat menghabiskan waktu dua puluh lima tahun. Di Manchester United, ia menjadi pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris, dengan memimpin tim memenangkan 10 gelar juara liga. Pada 1999, dia menjadi pelatih pertama yang membawa tim Inggris meraih treble dari Liga Utama, Piala FA and Liga Champions UEFA. Juga menjadi satu-satunya pelatih yang memenangkan Piala FA sebanyak 5 kali, Fergie juga menjadi satu-satunya pelatih yang berhasil memenangkan gelar Liga Inggris sebanyak 3 kali berturut-turut bersama tim yang sama (1998-1999, 1999-2000 and 2000-2001).
Pada 2008, dia bergabung bersama Brian Clough (Nottingham Forest) dan Bob Paisley (Liverpool) sebagai pelatih Britania yang pernah memenangkan kejuaraan Eropa sebanyak lebih dari satu kali. Karier sepak bola Ferguson sendiri dimulai ketika ia bergabung dengan klub amatir Queens Park pada umur 16 tahun. Berposisi sebagai penyerang ia mencetak 20 gol pada musim debutnya dan pindah pada musim berikutnya ke klub amatir St. Johnstone. Di klub barunya, Ferguson mengejutkan publik dengan mencetak hattrick melawan klub idolanya Glasgow Rangers. Performanya membuat ia dikontrak profesional oleh Dunfermline. Pada musim pertamanya Ferguson berhasil mencapai final Piala Skotlandia melawan Glasgow Celtic akan tetapi kalah 3-2. Ferguson sendiri tidak tampil dalam final karena penampilan buruknya ketika melawan St. Jonstone pada pertandingan sebelumnya. Musim keduanya bersama Dunfermline, dan Joe McBride dengan 31 gol, di Liga Skotlandia ia berhasil keluar sebagai pencetak gol terbanyak.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment