Diverifikasi portofolio investasi adalah sebuah langkah manajemen portofolio dimana investor akan memecah portofolionya menjadi beberapa bagian portofolio ke investasi lain. Langkah ini dirasa perlu untuk dilakukan pada situasi pasar yang tidak stabil, maka langkah bijak ini menjadi sebuah keharusan yang wajib dilakukan oleh investor. Prinsip investasi yang telah mengajarkan kepada pelaku bisnis investasi untuk tidak meletakan seluruh telur dalam satu keranjang adalah sebuah teori bijak. Bagi pelaku investasi yang sudah paham dengan platform high risk high return, disverifikasi portovolio investasi merupakan langkah yng tidak bisa ditawar lagi penerapannya. Namun anehnya masih banyak investor dalam negeri terutama pemain baru di bidang investasi lebih memilih untuk berkutat di satu instrument saja. Walaupun sudah tahu akan kerugian yang berada di depan mata, mereka masih enggan juga untuk membekali diri dengan knowledge berinvestasi.
Untuk mencegah terjadinya kerugian yang akan menimpa investor, kini telah tiba waktunya untuk menderivikasi resiko investasi menjadi beberapa portofolio investasi yang berujung pada mengamankan modal investasi dan pencapaian return setinggi mungkin. Salah satu langkah aman disverifiksi portofolio investasi adalah ke salah satu komoditi yang paling banyak diminati oleh investor kelas kakap yaitu investasi emas. Emas menjadi pilihan utama karena memiliki beberapa alasan krusial selain sebagai hadge atau safe haven terhadap kemungkinan krisis ekonomi, krisis sosial, krisis politik, yaitu karena emas digunakan sebagai stadard ekonomi dan keuangan sebuah negara.
Pentingnya diversifikasi bertujuan untuk mendapatkan komposisi alokasi asset yang sehat. Jika langah ini dilakukan maka akan dengan mudah diketahui asset investasi untuk jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Untuk jangka pendek bisa memilih investasi forex derivative karena bisa diliht hasilnya pada hari itu juga. Dan untuk jangka menengah dan jangka panjang yang paling tepat adalah investasi emas. Pergerakan harga emas berhubungan dengan nilai tukar mata uang Amerika - US Dollar terhadap rupiah - mata uang Indonesia. Atau dengan kata lain, harga emas dinyatakan dalam US Dollar atas dasar harga pasaran emas dunia. Jadi jika nilai mata uang dollar menguat maka secar otomatis harga emas turut meningkat, demikian juga sebaliknya.
Investasi emas dinilai relative sangat aman. Karena harga emas, logam mulia ditentukan oleh permintaan dan penawaran dari seluruh dunia. Sehingga peluang investor besar dan spekulan untuk mempermainkan harga emas sangat kecil. Indikator yang paling mudah dilihat untuk melihat harga emas adalah tingkat inflasinya. Semakin tinggi inflasi yng terjadi maka semakin tinggi pula harga emas. Dari indakor ini bisa ditarik sebuah kesimpulan bahwa Investasi emas merupakan satu-satunya investasi anti inflasi. Karena hal inilah banyak investor besar yang menempatkan emas ke dalam porofolio-nya sebagai sarana untuk hedging terhadap inflasi.(Bumu/WJP)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment