West Java News - Tottenham Hotspur berhasil memperpendek jarak untuk tetap berada di jalur perebutan juara Liga Primer Inggris dengan menggusur Chelsea dari tempatnya di posisi tiga klasemen sementara musim ini. Tottenham Hotspur yang masih memiliki satu pertandingan tersisa berhasil naik ke papan ketiga setelah berhasil mametahkan perlawanan Sunderland dengan skor tipis tanpa balas 1-0 dengan total raihan angka sejumlah 34 poin. Chelsea yang sebelumnya berada di tangga ketiga terpaksa harus turun ke tangga dibawahnya setelah mereka ditahan imbang oleh tuan rumah Wigan Athletic, kemarin dini hari waktu Indonesia. Sebaliknya Spurs yang berhasil meraih angka penuh meninggalkan Chelsea dengan keunggulan dua angka yang tadi berada di posisi keempat naik mnggantikan Chelsea di posisi ketiga.
Squad Harry Redknapp sekarang hanya tertinggal tujuh poin dari Jawara klasemen sementara yang kembali dipengang Manchester City setelah beberapa jam sebelumnya sempat dikuasai Manchester United rival sekotanya. Spurs terpaut lima poin dari Manchester United yang berada di posisi kedua di papan klasemen eentara Liga Inggris. Sedangkan Sunderland yang dini hari tadi dikalahkan Spurs berada di tangga bawah klasemen dengan total raihan angka 14 poin unggul dua angka dari batas akhir zona merah yang sekarang ditempati oleh Wigan. Pada laga itu Spurs yang bermain di kandangnya sendiri mengalami kesulitan untuk meraih kemengannya, walaupun berhasil mendominasi permainan 60 persen di banding Senderland. Totenham Hotspurs kesulitan membongkar brigade pertahanan Sunderland di babak pertama bahkan mereka sempat dibuat kelabakan oleh serangan balik yang dilancarkan oleh squad tamunya. Tercatat sebanyak lima kali Sunderland mengancam gawang tuan rumah.
Pada babak pertama, Tottenham membuat peluang pertamanya pada menit ke-14. Kerjasama antara Parker dan Van der Vaart memberikan peluang kepada Sandro yang berlari ke kotak penalti Sunderland sebelum menerima umpan Van der Vaart yang kemudian melepaskan sepakan keras. Tendangan yang dilepaskannya masih membentur tiang gawang. Sebaliknya Sunderland bealik mengancam Tottenham pada menit ke-34. Richardson yang berdiri bebas di depan mulut gawang gagal menerima umpan matang dari Sessegnon. Pada babak kedua, Spurs berhasil memecah kebuntuannya di babak pertama pada menit ke-61. Pemain asal Rusia Roman Pavlyuchenko berhasil memanfaatkan umpan yang diberikan oleh Rafael van der Vaart berhasil merobek jala Sunderland yang sekaligus merubah kedudukan sementara menjadi 1-0. Gol Pavlyuchenko ini juga memastikan kemenangan Spurs setelah tidak ada lagi tercipta di sisa pertandingan.
Di hari yang sama pada pertandingan lainnya Liverpool berhasil mengalahkan tuan rumah Aston Villa 2-0. Kemenangan Liverpool berkat gol yang dicetak oleh hasil Craig Bellamy pada menit ke-11 dan Martin Skrtel pada menit ke-15. (bd/pl)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment