Sponsored by

News Update :

Sion Ajukan Banding, Lawan FIFA

Thursday, December 1, 2011

West Java News - Bermula saat Sion dikeluarkan dari ajang Europa League pada bulan Desember lalu, karena telah membeli dan memainkan pemain saat berada dalam sanksi embargo transfer. FIFA pun meminta Federasi Sepak Bola Swiss untuk mengambil tindakan. Kini kasus itu berbuntut panjang. Klub FC Sion mulai tak terima atas perlakuan FIFA. Klub ini pun mulai berjuang keras. Dan kini, mereka mengakui telah mengambil langkah hukum untuk melakukan banding kepada komite eksekutif Federasi Sepakbola Dundia (FIFA), hal ini terkait ancaman otoritas tertinggi sepak bola dunia itu yang melarang Swiss untuk tampil di ajang sepakbola. Dalam situs resminya FC Sion menyatakan bahwa pihaknya kini memasukkan berkas komplain kriminal terhadap anggota komite eksekutif FIFA usai ancaman yang telah mereka kepada federasi Swiss dan semua klub yang terafiliasi padanya. Pernyataan itu juga menambahkan komplain tersebut dikirimkan pada jaksa penuntut umum di Zurich dan ditujukan kepada siapapun yang ikut berpartisipasi dan turut andil dalam keputusan FIFA.

Kemudian pada tanggal 17 Desember lalu, FIFA meminta agar poin yang dimiliki Sion dalam kompetisi domestik dikurangi, terutama laga yang telah mereka menangi dengan memainkan para pemain ilegal tersebut. Bahkan, FIFA meberikan ancaman keras jika sampai 14 Januari mendatang, tidak ada tindakan apapun federasi sepakbola Swiss, maka 14 klub Swiss, termasuk timnas Swiss akan dilarang tampil dalam semua ajang yang diselenggarakan oleh FIFA dan UEFA.

Seperti yang diketahui, Sion sedang berada dalam tekanan ancaman embargo transfer karena mendatangkan kiper Mesir, Essam El Hadary, tetapi mereka tetap melanjutkan perburuan terhadap enam pemain pada musim panas. Sion kemudian mendatangkan lima dari enam pemain sepanjang play off Liga Europa melawan Glasgow Celtic pada awal tahun ini, dan sebagai hasilnya mereka dikeluarkan dari kompetisi tersebut, di mana keputusan UEFA mendapat dukungan dari CAS. Setelah dikeluarkan dari Liga Europa, Sion kemudian mengajukan beberapa gugatan melalui pengadilan-pengadilan Swiss, tindakan yang selanjutnya memicu kemarahan komite eksekutif FIFA.

Dan di pekan kemarin FIFA telah memberi tenggat, 13 Januari bagi FA Swiss untuk membeli sanksi pada klub Sion atau berhadapan dengan sanksi dari otoritas sepak bola tertinggi di dunia tersebut. Jika diberi sanksi, Swis, tidak bisa tampil di sepak bola internasional, dan Basle yang tampil di babak 16 besar Liga Champions, tidak bisa tanding melawan Bayer Munchen. FIFA telah meminta Sion dihukum dengan kekalahan 3-0 di setiap pertandingan, dimana mereka menurunkan enam pemain saat musim panas, ketika klub ini dikenai larangan transfer. Kala itu setelah Sion melanggar peraturan perekrutan pemain, pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) juga diketahui ikut mendukung keputusan UEFA yang menolak memasukkan kembali klub tersebut ke Liga Europa,.
Share this Article on :

No comments:

Post a Comment

 

© Copyright West Java News 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Powered by Blogger.com.