West Java News - Kendati berusaha tampil sempurna, namun nasib masih belum berpihak pada Cristiano Ronaldo. Saat ini Megabintang Real Madrid tersebut kabarnya jadi sasaran utama ejekan fans Sociedad saat kedua tim bertemu di Stadion Anoeta, Minggu dini hari kemarin.
Ronaldo pun harus berusaha ikhlas menghadapi kenyataaan sinarnya di Santiago Bernabeu tengah kelabu. Setelah tampil mengecewakan ketika Madrid dibekuk 1-3 oleh Barcelona, kini Ronaldo kerap menjadi sasaran cemoohan fans. Fans Madrid kecewa berat, setelah melihat penampilan CR7 yang impresif di awal musim, mereka mengimpikan, mantan striker Manchester United itu akan membungkam Barca di partai El Clasico pertama musim ini. Tidak berlebihan sebenarnya, karena sebelum menghadapi Barca, torehan golnya mentereng, yakni 17 gol dari 18 kali tampil. Tapi apa mau dikata, harapan menjulang itu tidak dijawab Ronaldo. Bukan hanya tidak mampu menyumbang gol, penampilannya saat menghadapi Messi dkk pun dinilai buruk. Ronaldo pun dianggap biang kekalahan, karena membuang sedikitnya dua peluang di laga itu. Cemoohan itu kabarnya juga dilatari perkataan Ronaldo yang tidak pantas terhadap fans Real Sociedad. Akibatnya pasca sepanjang laga yang berkesudahan 1-0 untuk Madrid tersebut, Ronaldo dan sang pelatih Jose Mourinho dikabarkan terus menerima ‘teror’ dari fans La Real.
Buntutnya, lumayan panjang. Meski akhirnya mengemas satu gol ke gawang Ponferaddina di ajang Copa del Rey, sepanjang laga menghadapi Sevilla akhir pekan kemarin, publik Los Galacticos masih membencinya. Tapi Ronaldo lebih memilih menjawabnya dengan aksi di lapangan, dan hattrick pun dilesakkan untuk membawa kemenangan 6-2 atas Sevilla. Seperti dikutip Tribalfootball, hari ini, Ronaldo juga mengaku tidak peduli apa yang orang katakan tentang dirinya. Ia mengaku hanya fokus ke pekerjaannya dan timnya sendiri. Menurut ia timnya sudah bermain bagus malam itu dan lebih lanjut ia ungkapkan jika ia sudah tidak sabar untuk bermain lagi. Ronaldo juga sudah mengaku sudah mencapai target yang dicanangkan. Menurutnya itu sebagai bekal menuju Natal dengan tambahan tiga poin. Ia juga menganggap dirinya sudah bermain bagus dalam pertandingan sulit, dan itu sudah cukup membuat dirinya senang.
Ronaldo berlabuh pada 2009 di Santiago Bernabeu setelah klub Ibukota Spanyol itu sanggup merogoh kocek 80 juta pounds dan membelinya dari United. Di Los Galacticos, performa Ronaldo terbilang ciamik. Di musim pertamanya, dia mencetak 26 gol, dan di tahun selanjutnya, Ronaldo tampil sebagai top skor La Liga dengan torehan 40 gol. Tapi kekalahan dari Barca pekan lalu, untuk sementara membenamkannya. Dia harus menerima, publik Madrid sedang melupakan jasanya termasuk sebagai penentu kemenangan Madrid atas Barca di final Copa Del Rey edisi 2010-2011.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment