West Java News - The Blues semakin sulit untuk merebut posisi ke tiga yang ditempati oleh Tottenham Hotspur yang memiliki 38 poin. Pasalnya, Tiga poin yang di incar Chelsea pun kandas dalam laga lanjutan Premier League, di Stamford Bridge, kemarin. Puncaknya, usaha untuk meraih gelar juara musim ini semakin sulit ketika jarak poin mereka dengan pemuncak klasemen, Manchester City semakin jauh. Ya, akhir tahun kemarin menjadi akhir tahun yang buruk bagi Chelsea. Klub yang didirikan oleh H.A. Mears pada tahun 1905 ini dipermalukan di hadapan publiknya sendiri setelah dikalahkan 1-3 oleh Aston Villas.
Gol pembuka Chelsea melalui tendangan penalti yang berhasil di eksekusi oleh Didier Droga di menit 22 tidak berhasil menciptakan kemenangan bagi The Blues. Dengan kekalahan ini tidak membuat posisi Chelsea di klasemen sementara Premier League berubah. Klub asuhan Andre Villas-Boas ini tetap anteng di posisi ke empat dengan raihan 34 poin, sedangkan Aston Villa sukses menambah poin mereka menjadi 23 poin. Memang, Aston Villa tampil cukup impresif berhasil menghabisi tuan rumah dengan tiga gol yang diciptakan masing-masing oleh, Stephen Ireland, Stilian Petrov, dan Darren Bent.
Saat babak pertama, Villa sendiri lebih memanfaatkan serangan balik dan di menit ke 7 mendapatkan peluang Stephen Warnock sayang sundulannya masih melintas di atas gawang Petr Cech. Sementara Chelsea langsung tampil menekan demi bisa menciptakan gol lebih awal, sayang barisan pertahanan Aston Villa masih cukup kokoh di menit-menit awal. Klub asuhan Andre Villas-Boas terus melakukan tusukan-tusukan lewat sektor kanan lapangan melaluli pemain asal Inggris, Daniel Sturridge. Didier Drogba dijatuhkan di kotak penalti oleh bek Aston Villa, Richard Dunner. Chelsea pun akhirnya membuka gol mereka lewat tendangan penalti di menit 22 setelah Drogba yang mengeksekusi penalti tersebut berhasil mengecoh kiper Brad Guzan. Petaka bagi Chelsea selang lima menit kemudia tim tamu berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat Stephen Ireland setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Chelsea dan sukses menjebol gawang Petr Cech. Memasuki menit-menit akhir babak pertama kedua tim terlibat jual beli serangan namun hingga tambahan waktu yang diberikan wasit Mark Halsey belum ada gol lagi yang tercipta. Hasil pun imbang.
Jelang babak kedua klub asuhan Alex McLeish langsung menggempur barisan pertahanan Chelsea dan peluang pertama mereka diciptakan oleh Carlos Cueller di menit ke 50. Beberapa menit kemudian giliran Gabriel Agbonlahor mendapat peluang di depan gawang Chelsea, namun Petr Cech berhasil memblok tendangannya. Malu, Chelsea kembali membalas serangan melalui Daniel Sturridge dan Drogba, tetapi barisan pertahanan Villa dan kiper Brad Guzan sukar ditembus. Di menit ke 60 Juan Mata berhasil menerobos sisi kiri pertahanan Villa dan langsung memberikan umpan ke Sturridge, sayang sundulannya masih belum bisa menjadi gol. Fernando Torres kemudian dimasukka Pelatih Villas-Boas menggantikan Sturridge yang bermain cukup apik di laga ini. Torres langsung melakukan tendangan dengan keras dari luar kotak penalti tapi bola masih memantul ke tiang gawang. Usaha para punggawa Villa yang menggempur terus pertahanan Chelsea, berbuah manis di menit 83. Melalui Stilian Petrov, Aston Villa berhasil menggandakan gol mereka dan merubah skor menjadi 2-1. Tidak puas di dengan keunggulan tersebut, Villa terus melakukan serangan. Barisan pertahanan Chelea yang lemah berhasil di manfaatkan oleh pemain pengganti Darren Bent di menit 86. Satu gol kemabali bersarang untuk ketiga kalinya. Pertandingan pun berakhir.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment