West Java News - Kendati sudah tidak lagi berstatus sebagai pelatih timnas, ataupun pelatih salah satu klub, mantan pelatih timnas U-23, Rahmad mengaku enjoy bisa menghabiskan masa pergantian tahun tanpa terlibat langsung dengan kisruh sepakbola nasional. Ya, kini, pintu gerbang tahun 2012 telah terbuka. Mayoritas insan di manapun berada tidak membuang momentum berharga ini, tak terkecuali Rahmad. Meski tak menggelar acara khusus yang berbau pelesir, Rahmad mengaku menghabiskan sisa akhir tahun 2011 bersama seluruh keluarga besarnya di Tangerang, Jawa Barat.
Tahun baru biasanya identik dengan harapan baru. Dalam konteks bola, Rahmad sendiri mengaku, harapan dirinya saat ini tentu saja ingin melihat sepakbola nasional makin maju. Di tahun baru ini ia juga berharap, semoga persoalan yang terjadi di tubuh PSSI dapat segera terselesaikan dengan baik, dan semua kembali satu tujuan untuk sama-sama memajukan sepakbola nasional. Mantan pelatih Persija Jakarta ini memang mengaku memiliki sejumlah harapan terhadap kondisi sepakbola nasional di tahun 2012 ini. Pelatih yang akrab dipanggil coach RD itu berharap pergantian tahun baru dapat memberikan harapan baru bagi penyelesaian kisruh di tubuh PSSI.
Ternyata Rahmad juga mengaku ingin segera menangani tim di awal tahun ini. Pelatih yang sukses mengantarkan timnas U-23 runner-up SEA Games XXVI tersebut juga berencana segera menangani klub usai resign dari PSSI. Oleh karenanya, Rahmad juga berharap tahun 2012 menjadi tahun keberuntungan bagi kariernya di dunia kepelatihan, selain berharap kondisi sepakbola nasional segera pulih dari keterpurukan dan badai kisruh internal. Ya, itu supaya dirinya tidak berlama-lama tanpa kerjaan. Ia rupanya tidak ingin menyia-nyiakan ilmu kepelatihan yang dirinya miliki. Namun pelatih yang pernah membawa Sriwijaya FC menjadi kampium ISL musim 2007 itu mengaku masih belum menemukan klub yang cocok, ketika ia ditanya apakah sudah ada klub yang akan dilatihnya di awal 2012. Diakui RD sejumlah tawaran sudah banyak yang mampir kepadanya. Namun RD mengatakan, saat ini ia masih memilih klub. Meski demikian, ia mengaku tidak terlalu memusingkan apakah klub yang ia tuju nanti berjenis kelamin ISL atau klub IPL. Yang jelas di manapun ia, Rahmad mengungkapkan bahwa dirinya harus memiliki kebebasan dalam melatih. Ia menegaskan hanya akan melatih klub yang memberikan kebebasan bagi pelatihnya. Dan ia memang sangat menekankan itu.
Seperti yang diketahui, Rahmad Darmawan atau yang biasa dipanggil RD telah resmi mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas U-23 setelah sebelumnya orang yang diutusnya, Eddy Syahputra menyampaikan surat pengajuan pengunduran diri tersebut ke kantor PSSI pada Selasa 13 November lalu. RD sendiri melatih Timnas U-23 sejak Agustus kemarin. Dan gagalnya ia mempersembahkan medali emas di SEA Games 2011 November lalu, disebut-sebut menjadi alasan RD hengkang dari kursi pelatih.
Photo : TEMPO/Aditia Noviansyah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment