West Java News - Istilah menang atau atau kalah adalah suatu hal yang biasa ternyata tidak berlaku bagi dua Skuad Nusantara ini. Adu jotos yang sebetulnya tak patut ditiru ini mewarnai hasil laga Persija dengan Sriwijaya FC. Kekalahan Persija atas tuan rumah Sriwijaya FC itu akhirnya berbuntut panjang, Setelah diwarnai keributan didalam pertandingan di dalam lapangan, keributan ini pun berlanjut di luar lapangan. Skuad Persija yang kesar dilaporkan menghajar 3 pemain asing Sriwijaya di hotel tempat mereka menginap.
Foto : AntaraFoto
Peristiwa itu terjadi hari ini, setelah kedua tim berduel di lapangan dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, yang berkesudahan 2-1 untuk tuan rumah. Seusai pertandingan, di Hotel Swarna Dwipa, jalan Tasik, Palembang, terjadi pertikaian antar pemain. Menurut informasi, sempat terjadi cekcok antara pemain SFC Hilton Moreira dengan pemain Persija Ismed Sofyan di lantai lobi hotel. Pemain SFC yang lain, Thierry Gathuessi, datang untuk melerai, tapi diduga melakukan pemukulan terhadap Ismed.
Ismed lalu melapor pada rekan-rekannya, dan kemudian mengeroyok Gathuessi di lantai tiga. Ofisial Persija dilaporkan turut terlibat dalam perkelahian yang membuat geger sekaligus ketakutan, penghuni lain hotel tersebut. Versi lain dari saksi mata bernama Ozi Maulana, penyanyi kafe hotel, ia melihat Ismed dan Hilton bertengkar di lobi, lalu beradu jotos. Ofisial dan pemain Persija lain yang melihat kejadian itu pun membantu Ismed memukuli Hilton. Menyaksikan temannya dikeroyok, Keith Kayamba Gumbs dan Gathuessi datang mencoba melerai, tapi kemudian terbawa arus tawuran. Para pemain Persija lalu mengejar-ngejar pemain SFC sampai ke lantai tiga. Kaca pintu darurat lantai tiga pecah karena terkena pelemparan yang dilakukan ofisial Persija.
Dari tawuran yang liar itu Ismed dilaporkan mengalami luka di pipinya, sedangkan Hilton di bagian wajah. Manajer SFC, Hendri Zainuddin, berniat melapor ke Polrestabes Palembang, karena merasa pemainnya dikeroyok. Pihak berwajib pun akhirnya turun tangan, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Frido Situmorang, mengatakan, pihaknya saat ini sedang menyelidiki kejadian tersebut. Untuk sementara, menurut ia, diduga motif peristiwa ini berawal dari lapangan saat kedua tim bertanding. Dalam olah TKP, menurut Situmorang kaca di lantai 2 pintu darurat hotel pecah akibat lemparan benda tumpul. Sementara itu Pelatih Persija Iwan Setiawan mengaku tidak melihat kejadian tersebut, tapi berharap ada penyelesaian secara baik-baik di antara orang-orang yang terlibat.
Seperti yang diketahui, pertandingan di partai itu dimenangkan oleh SFC dengan skor 2-1. Pertandingan tadi juga sempat diwarnai tiga kartu merah, dengan rincian dua untuk Persija dan satu untuk tim tuan rumah. Bek Persija Fabiano dan Kayamba Gumbs diusir wasit karena sempat saling dorong dan nyaris berkelahi.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment